Tuesday, October 18, 2011

Seloka musim tengkujuh...

.

Tanya:

Buai laju-laju sampai cucur atap,
apa dalam baju? nak mintak takut tak dapat.



Jawablah:

Dalam hutan ada taman dan dalam taman ada putrinya,
dalam baju ada cinta dan dalam cinta ada segala-galanya.






[biarkanlah hujan merintik tapi hati jangan langsung terdetik yang bukan-bukan...]






.

7 comments:

tasekM said...

aku sikit tak terdetik yg bukan2.

aku suci...

:p


.

Aku said...

TM,
ye la.. wa caya sama lu....
kakaka..

sepa said...

kawan aku pernah kata... musim tengkujuh juga selalunya bumi pun bergegar...
katanya lagi; tak caya, tggu 9bulan pas tuh... kahkahkah...!

ckLah said...

Haih.........


Tik...



Tik...


Tik...


Dan hujan terus menitik.




:D

Aku said...

Sepa,
bukan gempa bumi ka?

Kalau tak caya biasanya lepas tengkujuh bumi akan bergegar sebab air masuk balik ke dalam tanah...

Tak caya tunggu bulan ke 10..



Cklah,
seronok melihat air hujan menitik dari cucur atas nipah.... juga dari lubang-lubang paku pada atap zink... terleka...

Temuk said...

Assalam

Di musim tengkujuh acaplah hujan
Hujan menderu di atap nipah
Di hati berlabuh teman kesepian
Ditinggal sayu dibawa payah.

Aku said...

Temuk,
Wa'alaikum salam wbt.

Di hati berlabuh teman kesepian,
Ditinggal sayu dibawa payah,
Asyik merenung hujan di laman,
Usahlah dikenang perkara yang sudah.

Papan Iklan

Papan Iklan
Homestay. Klik Imej

Join

BlogMalaysia.com