Friday, May 31, 2013

menunggu mentari menjadi bulan

.

Usah ditunggu merak mengigal kalau panas hujan merenjis
Kan berteduh jua ia mencari lindung, mengintai pelangi
Usah diharap si rambut ikal kalau sedu berselang tangis
Kan hilang dia dibalik terang, berharap berahi kembali





.

10 comments:

ckLah @xiiinam said...

Aduh!


Tak apa. Boleh tunggu lagi...

sepa said...

menunggu bulan menjadi mentari. :) 'ever expanding universe, bro...'

...

wah.! la ni aku guna 'bro', jeh. hehehe


.

Puteri Purnama said...

Merak mengigal disenja gerimis,
Jatuh berahi pada ikalnya rambut terurai;
Andai harapan peluangnya tipis,
Malaplah mentari dilembah ngarai.

Nizam.Ariff said...

cklah,
ye la.. sabarrrr.... hehehe


sepa,
bila la dunia nak jadi the big crunch nih?



Puteri Purnama,
Andai harapan peluangnya tipis
Biarlah mentari bertemu sang bulan
Tidaklah si merak terus menangis
Sandarkan doa dengan harapan

aza ni said...

ko maksudkan comet q2 tu ke?

Nizam.Ariff said...

azani,
tak... aku tak de maksud apa-apa... hehehe

ASH said...

Tetiba aku terbaca "menunggu menteri jadi bulan..."
.
.
.
Maap kan daku...

Nizam.Ariff said...

Ash,
punya la jauh... hahaha

Lady Windsor said...

macam mana kalau aku masih menunggu merak berekor kembang yang tidak muncul-muncul juga untuk ditenmbak gambar sekeping dua ni...

Nizam.Ariff said...

LW,
tunggulah sampai berhenti rintik-rintik tu...

Papan Iklan

Papan Iklan
Homestay. Klik Imej

Join

BlogMalaysia.com